Beberapa hari yg lalu kami sekeluarga nyekar almarhum Papi di pantai Parangtritis. Jaraknya lumayan jauh dari rumah kami, sekitar 40 km ditempuh selama kurang lebih 1 jam naik mobil. Berangkat pukul 6 pagi, sampai disana pukul 7. Setelah sampai disana yg aku lihat banyak sekali sampah plastik, sungguh sedih sekali. Padahal pemandangan lautnya luar biasa cantik.
Ya betul, abu Papi dihanyutkan ke laut di pantai ini tahun lalu. Sedangkan untuk anakku ini pertama kalinya dia berkunjung ke pantai. Setelah dicoba, ternyata dia benci pantai. Dia gak suka ada campuran pasir dan air laut di kakinya. Maklum masih bayi, masih sensitif dengan tekstur. Mungkin tahun depan aku coba lagi...
