Selasa, 23 Januari 2018

Love Yourself

Saya sering banget kesel sama diri sendiri. Terutama kalau ada kejadian yang diakibatkan dari perbuatan saya yang disengaja maupun tidak disengaja. Kemarin seharian nangis gara-gara ini dan waktu saya pun terbuang sia-sia. Bener-bener sulit banget untuk mengabaikan kesalahan diri sendiri dan move on! Dan selalu berujung ke yang namanya self-loathing

How does this happen?

Setiap kali saya membuat kesalahan, saya justru jatuh ke dalam lubang gelap yang ngga ada habisnya dimana saya menyalahkan diri sendiri dan berkata,"Kenapa sih gitu aja ngga becus?". Bisanya abis itu cuma nangis dan super kesel sama diri sendiri. Mungkin... saya melakukan hal ini karena saya ngga mau disalahkan atas akibat kesalahan saya sendiri. Mungkin karena saya selalu melihat diri saya bodoh daripada yang lain sehingga saya takut kesalahan kecil dan sepele yang saya perbuat akan membuat diri saya semakin terlihat bodoh. Dan ketika saya sudah tenggelam di dalam lubang gelap itu, saya "bertemu kembali" dengan kegagalan dan flaws di dalam hidup saya. Inilah yang saya sebut tadi dengan self-loathing. "Kenapa sih dulu saya harus mengalami ini?", "Kenapa sih dulu saya harus mengalami itu?", "Kenapa sih cuma saya yang kena sial?", "Kenapa sih saya bikin salah terus menerus?", "Saya benci banget hidup saya. Saya ngga suka dengan keadaan seperti ini.", dan seterusnya dan seterusnya... Hanya itu yang ada di otak saya ketika saya tidak bisa berhenti menangis.

Kadang ketika saya sudah berhenti dari "sesi" menangis saya dan sudah bisa berpikir jernih, 
saya malu sama diri sendiri. Dan saya kasihan sama pacar saya, waktu dia terbuang habis untuk menenangkan diri saya. 

Kalau dilihat lagi, pertanyaan dari otak saya hanya ada kenapa dan selanjutnya tidak ada jawaban yang bisa menyelesaikan masalah saya. Benar-benar sulit untuk keluar dari pikiran saya sendiri dan move on  untuk mencari solusi. Saya harus ingat, bahwa people make mistakes. Setelah membuat kesalahan, harus belajar dari kesalahan tersebut. Jangan malah tenggelam di dalamnya. Harus temukan bagaimana caranya supaya kesalahan tersebut tidak terulang lagi di masa depan. Kata pacar saya: Jangan kesel-kesel sama diri sendiri, kesel ngga berguna dan yang ada cuma bikin capek...

Untuk self-loathing, coba belajar sayangi diri sendiri. Bangun dirimu supaya berdiri tegak. Jangan jatuhkan diri sendiri. Hargai yang sudah kamu capai. Tidak berarti kamu mudah puas dengan dirimu, hargai usahamu dan teruslah cari tantangan-tantangan selanjutnya.

Saya sadar, saya menulis ini sebenarnya untuk menasihati diri sendiri. Percuma saya menulis panjang lebar kalau tidak saya lakukan di kehidupan nyata. Intinya kita semua harus selalu ingat: don't be too hard to yourself and how precious our life isKedengerannya cliché, tapi yang cliché  terlalu sering benar adanya. Lihat sekitar, lihat betapa banyak yang peduli sama kamu. Orang tua, keluarga, kekasih, sahabat, teman yang menyayangi kamu. 

Banyak yang lebih susah hidupnya daripada kamu, tapi bisa lebih bahagia daripada kamu.

BE HAPPY. BE GRATEFUL. LOVE YOURSELF. :)

Tidak ada komentar: